KLH 07 – pemanasan global gara-gara produsi asap CO2 semakin meningkat

Kegiatan umat manusia, termasuk pembakaran bahan bakar fosil ………………. semakin meningkatkan konsentrasi greenhouses gases (gas-gas rumah kaca) dalam atmosfir. Perubahan ini ………….. diproyeksikan akan merubah keadaan iklim regional maupun global, serta juga parameter-parameter yang terkait dengan iklim seperti : temperatur, presipitasi, kelembaban tanah dan muka laut.

Dalam sejarahnya semula, polusi dipandang relatif merupakan masalah lokal, hanya sebatas bentang sungai, danau atau pantai tertentu, atau udara di suatu kota. Namun dewasa ini, para ilmuwan menganalisis polusi dalam skala global (dunia), dan yang telah menjadi kekhawatiran dan pusat perhatian diantaranya adalah : bahaya pemanasan global.

Produk ikutan yang tak terhindarkan dari “pembakaran” bahan bakar fosil (bensin dan bahan bakar cair lainnya yang berasal dari minyak mentah, batubara dan gas alam) adalah karbon dioksida (CO2).

Karbon dioksida merupakan komponen alam di lapisan atmosfir bawah disamping nitrogen dan oksigen. Bahan ini dibutuhkan tumbuhan untuk dapat berlangsungnya proses fotosintesa dan berperan penting dalam keseimbangan energy di muka bumi dan atmosfir.

Karbon dioksida bersifat transparan terhadap cahaya yang berasal dari matahari, tapi menyerap energi inframerah (panas) yang di-radiasi-kan dari permukaan bumi, jadi menunda pelepasannya ke angkasa raya. Proses ini menghangatkan (lebih memanaskan) lapisan bawah atmosfir, dimana proses yang demikian ini disebut sebagai efek rumah kaca (greenhouse effect).

Walaupun konsentrasi karbon dioksida berpersentasi kecil dalam atmosfir, perubahan kecil dalam volumenya akan berpengaruh terhadap temperatur.

Karena banyaknya jumlah bahan bakar fosil telah ter(di)bakar sejauh ini, kadar karbon dioksida didalam atmosfir telah meningkat dari 280 ppm (part per million), atau 0.028 % pada tahun 1900, menjadi lebih dari 370 ppm menjelang akhir abad XX (menjelang tahun 2000).

Kadar karbon dioksida meningkat rata-rata 4 % per tahun dan diprakirakan akan menjadi dua kalinya dalam abad mendatang.

Kesimpulan dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), yang dipublikasikan tahun 1995, menyatakan bahwa :

Kegiatan umat manusia, termasuk pembakaran bahan bakar fosil ………………. semakin meningkatkan konsentrasi greenhouses gases (gas-gas rumah kaca) dalam atmosfir. Perubahan ini ………….. diproyeksikan akan merubah keadaan iklim regional maupun global, serta juga parameter-parameter yang terkait dengan iklim seperti : temperatur, presipitasi, kelembaban tanah dan muka laut.

dipetik dan diterjemahkan dari buku Environmental Science, The Way The World Works, Bernard J. Nebel & Richard T. Wright, PRENTICE HALL, Upper Saddle River – New Jersey, 1998, sixth Edition, halaman 10

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.